Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Juli 2014

5 Film Horor Berdasarkan Kisah Nyata

Lutficious.com - Beberapa film horror sering dibubuhi keterangan “Berdasarkan Kisah Nyata”. Namun tak sedikit yang menjadikannya hanya sebagai trik agar film tersebut laris. Cukup susah membedakan film yang terinspirasi kejadian sesungguhnya atau hanya rekaan saja.
Setidaknya 5 judul fim di bawah ini benar-benar dibuat berdasar kisah nyata seperti dikutip dari apakabardunia.com

1. The Amityville Horror
Film ini mengisahkan pasangan suami-isteri John dan Kathy Lutz beserta anak-anak mereka yang membeli rumah di Long Island. Rumah tersebut ternyata menjadi lokasi pembunuhan masal bertahun-tahun lalu. Keluarga Lutz pun diteror oleh berbagai kejadian seram dan dipaksa pergi oleh hantu dari rumah mereka.
Film ini diangkat dari kisah nyata George dan Kathy Lutz (pada film, nama sang suami George diganti menjadi John) berdasarkan pengalaman mereka saat membeli rumah di Amityville. Pasangan suami-isteri ini mendengar berbagai suara aneh meskipun siang hari. Mereka juga melihat lendir berwarna hijau mengalir keluar dari dinding rumah, sehingga keluarga Lutz berlari keluar rumah ketakutan.

2. The Entity
Film Entity termasuk film horror konsumsi dewasa, yang bercerita tentang Carla Morgan, seorang ibu tunggal dengan tiga anak. Ia diperkosa berulang kali oleh hantu aneh di rumahnya.
Film ini diangkat dari kisah nyata Doris Bither yang tinggal di Culver City, California. Pada tahun 1974 paranormal Kerry Gaynor dan Barry Taff dipanggil karena Bither mengaku telah mengalami kekerasan fisik seksual oleh mahluk halus.
Gaynor dan Taff menyaksikan benda-benda bergerak di rumahnya, termasuk foto penampakan cahaya mengambang. Tetapi mereka tidak pernah melihat penyerangan hantu terhadap Bither. Gangguan hantu berkurang setelah Bither dan keluarga pindah rumah.

3. The Exorcism of Emily Rose
Film Exorcism mungkin jadi film horror paling populer. Kisahnya sendiri terinspirasi dari pengalaman hidup seorang gadis Jerman 16-tahun bernama Annelise Michel. Ia mengalami kerasukan yang parah, menyiksa diri sendiri, kelaparan hingga kelumpuhan.
Penderitaanya berlangsung hingga 7 tahun hingga akhinya dua imam dipanggil dan melakukan eksorsisme – ritual pengusiran roh jahat. Mereka menyatakan bahwa Michel dirasuki banyak hantu. Michel akhirnya meninggal bulan Juli 1976 karena kelaparan. Orang tua dan dua imam tadi diajukan ke pengadilan dengan dugaan pembunuhan.
Kisah Annelise Michel yang kemudian diangkat ke dalam film, nama tokoh diganti menjadi Emily Rose. Namun, plot cerita berjalan serupa dengan kejadian nyata.

4. Wolf Creek
Sebenarnya fim Wolf Creek tidak termasuk film horror yang berkaitan langsung dengan para hantu, melainkan pembunuh berantai. Dalam film diceritakan tiga pengelana (backpackers) disandera oleh seorang psikopat gila.
Film ini diangkat dari kisah Ivan Milat, seorang pembunuh berantai yang bertanggung jawab atas kematian tujuh backpackers di sekitar Belanglo State Forest, Australia sekitar tahun 90an. Milat menguntit pejalan kaki sebelum akhirnya ia menembak, menusuk, mencekik atau memukul korbannya sampai mati. Pihak berwajib cukup kesulitan menangkap Milat karena tak ada motif atau pola tertentu saat melakukan kejahatan, selain tujuan psikopat ini hanya satu: membunuh.

5. The Haunting in Connecticut
Film ini bercerita tentang keluarga Campbell yang terpaksa pindah ke sebuah tempat bekas kamar mayat. Ini dilakukan agar mereka bisa dengan cepat pergi ke rumah sakit tempat anak mereka dirawat karena kanker. Ternyata bekas kamar mayat tersebut penuh kekuatan jahat, mereka pun dihantui berbagai teror menyeramkan.
Film ini terinspirasi pada kisah Carmen Snedecker dan keluarganya yang pindah ke Connecticut pada era 80-an agar lebih dekat dengan anak mereka Phillip, yang menerima perawatan kanker di rumah sakit. Ternyata kondisi Phillip menjadi tidak menentu dan mengklaim bahwa rumah itu berhantu, namun orang tuanya percaya bahwa ia mengalami skizofrenia.

Dan yang terbaru adalah The Conjuring

5 Monster Legendaris Yang Berasal Dari Australia


Lutficious.com - Australasia adalah sebutan bagi suatu kawasan di Oseania yang mencakup Australia, Selandia Baru dan pulau-pulau di sekitarnya di Samudra Pasifik. Dikabarkan kawasan yang dihuni oleh Suku Aborigin, masyarakat asli yang mendiami benua Australia, memiliki sosok legenda yang sangat menakutkan. Namun demikian ada beberapa legenda didasari dari lukisan-lukisan yang telah berusia ribuan tahun, dan beberapa lagi berupa cerita yang dituturkan satu generasi ke generasi lainnya. Berikut dikutip dari unikgaul.com5 monster legendaris dari Australasia:

1. Yara-ma-yha-who
Yaramayhawho merupakan sosok legenda dari daratan Australia lebih tepatnya lagi cerita rakyat Suku Aborigin, dikabarkan perilakunya menyerupai vampir. Tubuhnya pendek, didominasi warna merah dan sosoknya menyerupai siluman. Meski kesukaannya menghisap darah namun ia tidak memiliki gigi layaknya vampir. Yaramayhawho menanti mangsanya dengan cara bersembunyi di atas rimbun pepohonan, dan ketika lewat maka ia akan melompat, menangkap dan menghisap darahnya.
Rupanya alat penghisap darah yang dimiliki Yaramayhawho berada di bagian tangan dan kakinya yang menyerupai tentakel hisap milik gurita.  Dan setelah ia menghisap sebagian mangsanya, ia akan tertidur dan menyimpan sisanya untuk dinikmati setelah ia terbangun. Bahkan setelah menghisap sebagian darah mangsanya, dikabarkan mangsanya yang masih hidup akan menjadi yaramayhawho.

2. Monster Sungai Hawkesbury
Legenda monster Sungai Hawkesbury menyerupai Nessie –  penghuni kawasan Loch Ness, cerita rakyat Skotlandia. Sungai Hawkesbury terletak di New South Wales, Australia, dan merupakan sungai yang sangat dalam. Dikabarkan ada sejenis monster menyeramkan sepanjang 24 meter yang mendiami kawasan sungai tersebut. Monster legendaris ini banyak dihadirkan oleh Suku Aborigin melalui lukisan di dinding  yang berumur ribuan tahun, dan penampakkannya tersebut menyerupai mahluk plesiosaurus.

3. Bunyip
Bunyip merupakan sosok monster berupa roh yang berasal dari kebudayaan Aborigin. Dikabarkan ia selalu tidur di daerah sungai, rawa-rawa dan billabongs (danau kecil) sepanjang hari, dan berkeliaran mencari mangsa di malam hari. Ia akan memburu manusia atau binatang untuk santapan malamnya. Beberapa orang Aborigin mengaku pernah melihat sosok bunyip, namun keterangan mereka berbeda-beda satu sama lainnya. Ada yang mengatakan sosoknya menyerupai ular, manusia liar, atau bahkan binatang mamalia. Berdasarkan keterangan, Suku Aborigin telah menceritakan sosok bunyip sejak ribuan tahun lalu, dan menjadikannya legenda yang ditakuti oleh anak-anak dari generasi ke generasi.

4. Siluman Kucing Gippsland
Siluman Kucing Gippsland (Gippsland Phantom Cat) merupakan sesosok kucing besar yang dikabarkan terlihat di kawasan Grampians sejak tahun 1970’an. Berdasar pengamatan ahli hewan, sosok misterius tersebut menyerupai kucing yang berukuran besar, dan kemungkinan merupakan hasil perkawinan dengan kucing lokal.  Berdasarkan catatan sejarah, di saat Perang Dunia II Amerika Serikat menempatkan bala tentaranya di daratan Australia, dan mereka dikabarkan membawa sepasang puma yang digunakan sebagai maskot. Beberapa keterangan menyebutkan kemungkinan puma itu dilepas dan berkembang biak di alam liar. Meski demikian tidak ada simpulan resmi dan faktual, namun pada 2005 seorang pemburu bernama Kurt Engel berhasil menembak seekor kucing berukuran besar.

5. Muldjewangk

Muldjewangk merupakan sosok monster yang mendiami kawasan Sungai Murray dan Danau Alexandrina yang berada di Australia Selatan. Berdasarkan keterangan Suku Aborigin, mereka menceritakan legenda ini dari generasi ke generasi agar anak-anak tidak mendekati kawasan sungai yang berbahaya. Tidak ada gambaran yang jelas menngenai penampakkannya, namun ia selalu dijadikan kambing hitam apabila ada malapetaka yang terjadi di kawasan sungai ataupun danau di Australia Selatan.

Jumat, 04 Juli 2014

Teror Balas Dendam Kuntilanak

kuntilanak pohon kantil

Lutficious.com - Cerita ini sebenarnya merupakan sebuah kiriman dari teman yang ada di fanspage Facebook yang berinisial AS. Namun, karena cerita ini cukup menarik maka dari itu akhirnya saya menulisnya di Blog ini dan silahkan dinikmati ceritanya sahabat Licious

Jakarta tempo dulu adalah sebuah perkampungan yang masih asri, penuh dengan pohon-pohon yang besar dan rindang. Sebuah kisah mistis terjadi di kawasan Senayan, Jakarta Selatan. Kisah tentang seorang ibu yang mati dalam keadaan hamil tua dan arwahnya menjelma menjadi sosok Kuntilanak.

Sosok kuntilanak sekarang ini menjadi primadona dalam sinetron maupun film layar lebar. Dalam tayangan sinematografi, umumnya digambarkan sang kuntilanak umumnya digambarkan sebagai sosok arwah penasaran yang membalas dendam pada orang-orang yang pernah mencelakainya sewaktu dia masih hidup sebagai manusia. Entah kebetulan atau tidak, peristiwa yang saya ceritakan ini persis seperti kisah dalam film, yakni tentang sosok kuntilanak atau pocong yang ingin balas dendam kepada mereka yang telah mencelakai dirinya. Kejadiannya memang sudah cukup lama, yakni pada tahun 50-an, dan berlangsung di daerah Senayan, Jakarta Selatan. Waktu itu saya (Penulis) masih duduk di bangku Sekolah Rakyat (SR) atau yang sekarang disebut SD.

Perlu diketahui, pada tahun 50-an, Senayan tentu saja belum menjadi sebuah kawasan metropolitan seperti sekarang ini. Waktu itu Senayan adalah sebuah perkampungan masyarakat Betawi yang masih banyak ditumbuhi pohon besar. Orang Betawi tempo dulu memang sudah lazim menanam pohon nangka, cempedak, rambutan, durian, mangga dan kelapa di kebun atau halaman rumah mereka. Jadi saat itu kondisi Senayan mirip hutan atau daerah pegunungan.

Waktu, orang tua saya dan beberapa kepala keluarga lainnya yang berasal dari desa di Jawa Barat, merantau ke Senayan. Kami sebenarnya satu sama lain masih merupakan sanak saudara. Rumah orang tua saya, terletak di pinggir jalan, sebab kakek saya membuka usaha toko furniture. Bersebelahan toko kakek, adalah toko sembako milik seorang keturunan Cina totok yang akrab disapa Babah Jangkung.

Babah Jangkung dan keluarganya termasuk China yang kaya raya kala itu. Karena tak ada saingan, toko sembakonya sangat laris. Pembelinya bukan cuma penduduk sekitar, tapi ada juga yang datang dari jauh. Agaknya, Babah Jangkung memang menjual dagangannya dengan harga yang sedikit miring, karena itu pelanggan berbondong-bondong datang ke tokonya yang besar itu.

Sementara itu, di belakang rumah kakek saya, berjajar rumah-rumah sederhana milik orang yang sedesa dengan kami. Sedangkan rumah orang Betawi asli terletak agak jauh. Waktu itu, hampir semua pribumi Betawi masing-masing memiliki tanah yang cukup luas. Ukuran rumahnya pun besar-besar dengan banguan khas Betawi.

Suatu hari, tetangga di belakang rumah, persisnya seorang ibu muda baya yang bernama Ceu Tiyah terserang malaria. Tubuhnya menggigil, walaupun sudah diselimuti berlapis-lapis kain. Sementara itu pula suhu badannya kian meninggi karena demam yang hebat. Malang sekali nasib Ceu Tiyah. Waktu itu dia tengah mengandung beberapa bulan. Karena waktu itu belum ada obat-obatan seperti sekarang, dan juga karena takdir Allah, Ceu Tiyah tak pernah sembuh lagi dari serangan malaria itu. Dia meninggal bersama bayi dalam kandungannya.

Malam harinya, setelah siangnya Ceu Tiyah dikuburkan, nenek saya kebetulan buang air kecil di kamar mandi. Letak kamar mandi dan wc kami terpisah dengan bangunan rumah. Kebetulan kamar mandi itu bersebelahan dengan rumah keluarga Ceu Tiyah. Selesai buang hajat kecil, nenek saya terkejut bukan kepalang. Apa lacur, nenek melihat sosok Ceu Tiyah sedang berdiri sambil menyaksikan orang main kartu di ruang tamu rumahnya. Kebiasaan orang Betawi waktu itu kalau ada yang sedang berduka atau lahiran maupun pesta, malamnya memang selalu diisi dengan main kartu. Apalagi, suami Ceu Tiyah memang dikenal sebagai seorang penjudi berat.  Di luar rumah almarhumah Ceu Tiyah memang tidak ada penerangan, tapi sinar lampu patromak dari ruang tamu lumayan terang. Ingat, waktu itu Jakarta belum ada listrik.

Karena yakin yang dilihatnya adalah Ceu Tiyah yang baru siang hari tadi dikuburkan, dengan melangkah perlahan-lahan dan sambil membawa segayung air, nenek saya yang pemberani menghampiri Ceu Tiyah. Kemudian air itu disiramkannya oleh nenek sambil berkata, “Pergi kamu!”
Ceu Tiyah berlalu. Tapi bukan dengan melangkah, melainkan melayang seperti terbang sambil mengeluarkan suara mirip anak ayam.  Beberapa hari kemudian setelah kejadian malam itu Uding, suami Ceu Tiyah terserang demam tinggi. Yang terasa aneh, bola mata Uding selalu melotot seperti orang ketakutan, dan mulutnya selalu berteriak-teriak menyebut nama almarhumah isterinya, “Ampun Tiyah! Ampun Tiyah!”

Hanya sehari sakit, jiwa Uding tidak tertolong lagi. Dia meninggal dalam keadaan kedua bola matanya membelalak, seperti melihat sesuatu yang amat menakutinya. Hal yang sangat aneh dan misterius, pada leher si mayat terihat bekas tangan mencengkeram sedemikian kuat. Karena itulah orang-orang menduga Uding tewas karena dicekik. Mungkinkah itu perbuatan Ceu Tiyah yang menurut kesaksian nenek saya telah berubah wujud menjadi kuntilanak? Yang pasti, sejak kematian Uding, teror Ceu Tiyah semakin menjadi-jadi. Setelah suaminya meninggal dengan bekas cekikikan di leher, teman-teman berjudi Uding pun mengalami nasib yang sama. Mereka mula-mula terserang demam tinggi. Beberapa hari kemudian meracau dengan berteriak-teriak dan mata membelalak ketakutan. “Ampun Ceu Tiyah! Ampun Ceu Tiyah!” Begitulah yang keluar dari mulut mereka. 

Teman-teman judi Uding itu akhirnya meninggal, dengan kondisi sama seperti suami Ceu Tiyah. Ada bekas cekikan di lehernya.  Ceu Tiyah pun tak urung melakukan balas dendam pada Babah Jangkung, si pemilik toko sembako. Babah Jangkung rupanya pernah memaki-maki Ceu Tiyah semasa hidupnya, karena utang belanja sembako di tokonya tidak terbayar.

Balas dendam juga dilakukkan pada tetangga yang pernah bertengkar dengan almarhumah. Bahkan, musuh anak Ceu Tiyah (ada dua anak remaja Ceu Tiyah) meninggal juga secara mendadak.
Atas kejadian demi kejadian misterius ini, oang sekampung tambah yakin bahwa semua teror maut itu adalah perbuatan balas dendam dari Ceu Tiyah yang disebut-sebut telah menjelma menjadi Kuntilanak.
Memang, sudah menjadi rahasia umum bahwa Ceu Tiyah dengan suaminya hidup tidak harmonis. Kedua suami isteri itu sering telibat pertengkaran. Salah satu penyebabnya adalah karena suami Ceu Tiyah seorang pejudi berat. Uang yang didapat sebagai buruh bangunan selalu digunakan untuk judi, sehingga utang ke Babah Jangkung tidak pernah lunas.

Awal tahun 60-an, penduduk Senayan terkena penggusuran, karena di areal itu akan dibangun komplek Gelora Bung Karno dalam rangka Asian Games. Mula-mula yang digusur adalah tempat pemakaman umum yang lokasinya hanya beberapa puluh meter dari tempat tinggal kami.
Masing-masing kuburan digali lalu tulang-belulangnya dipindahkan ke pemakaman Blok P Kebayoran Baru. Sekarang pemakaman Blok P pun sudah tidak ada lagi, karena di lokasi itu sudah dibangun gedung kantor Walikota Jakarta Selatan.

Penduduk Senayan yang kena gusur pindah berpencaran. Ada yang pindah ke sekitar Kebayoran Baru, ada yang ke Simprug, dan ada yang ke Tebet. Kakek saya sekeluarga memilih pindah ke Tebet.
Sejak penggusuran itu, teror maut Ceu Tiyah tidak pernah terjadi lagi. Anak-anaknya yang menjadi yatim piatu pulang kampung.

Hampir setengah abad berlalu kejadian misterius itu, namun rasanya baru saja kemarin terjadi. Bila ingat lagi saya bergidik ngeri.

5 Kota Hantu Yang Sangat Terkenal di Asia

Lutficious.com - Untuk menjadi sebuah kota pastinya harus memiliki syarat yaitu memiliki penduduk yang menjadi orang yang mendiami kota tersebut. Suatu kota dapat dikatakan sebagai kota jika ada penduduk yang tinggal di sana.
Semua kota memang memiliki penduduk, tapi ada beberapa kota yang tidak memiliki satu orang pu penduduk yang tinggal di sana. Kota yang tidak memiliki penduduk ini kemudian di sebut dengan kota hantu.
Di Asia sendiri ada banyak kota hantu atau kota mati yang tidak memiliki penduduk. Hal ini dikarenakan adanya masalah atau sebuah bencana yang membuat para penduduk untuk meninggalkan kota itu.
Jika kamu berkunjung ke kota hantu ini kamu hanya akan menemukan sisa-sisa bangunan dan barang-barang penduduk yang dulunya pernah tinggal di sana.
Nah, mau tau di mana saja kota hantu yang sangat terkenal di Asia? Yuk, langsung saja kita simak ulasanya yang berikut ini, seperti dilansir Merdeka.com.
1. Agdam Azerbaijan
Kota Agdam adalah ibu kota dari  Agdam Rayon yang terletak di barat daya Azebaijan. Kota ini awalnya berhasil dikuasi oleh  pasukan Armenia. namun, setelah menguasai kota ini kemudian pemimpin Armenia memutuskan untuk menghancurkan kota ini agar tidak di rebut oleh musuh lagi. Akhirnya, kota ini pun menjadi kota mati, di mana semua penduduknya sudah pindah dan tidak tertarik lagi untuk tinggal di kota itu lagi.
2. Gunkan-Jima, Jepang
Gunkan-Jima merupakan sebuah pulau yang ada di Jepang dan merupakan pulau yang memiliki penduduk terbanyak di sana. Namun, kota imi menjadi kota hantu setelah Jepang menutup tambang batu bara pada tahun 1974. Dan saat itu jugalag para penduduk memutuskan untuk berpindah dan tidak mau tinggal di kota itu lagi.
3. Thames, China
Kota yang satu ini merupakan kota modern yang memiliki bangunan yang modern. Semua bangunan di kota ini dibuat dengan tema Eropa yang sangat menarik. Namun, sayangnya kota ini tidak memiliki penghuni sama sekali. Tidak tahu apa penyebabnya, namun tidak satup pun orang yang tertarik untuk menyewa atau membeli bangunan di kota ini. Tapi, meskipun menjadi kota hantu, kota ini tetap terjaga keindahannya dan sering kunjungi banyak orang.
4. San Zhi, Taiwan
San Zhi merupakan sebuah kota yang dibangun untuk kemewahan liburan orang-orang kaya. Pembangunan di kota ini sangat mewah dan menarik. Namun, pembuatan bangunan di kota ini akhirnya di hentikan karena banyaknya kecelakaan fatal yang terjadi di sana. Selain itu, biayanya juga tidak mencukupi, sehingga kota ini dibiarkan begitu saja. Katanya kota ini dipenuhi engan arwah yang gentayangan di sana.
5. Kowloon Walled City, China
Kota yang terletak di luar Hong Kong, China ini merupakan kota yang diperebutkan oleh Inggris dan China sehingga membuat kota ini tidak memiliki hukum. Kota ini menjadi tempat para pelacur, kokain, kasino dan sebagainya. Banyak rumah makan di sana menyajikan daging anjing, selain itu pabrik-pabrik rahasia tumbuh di sana. Karena kota ini dianggap tidak baik dengan penduduk yang anarkis, pemerintah Inggris dan China memutuskan untuk mematikan kota ini.
Nah, itulah dia ke lima kota yang akhirnya menjadi kota hantu yang sangat terkenal di Asia.

Kamis, 03 Juli 2014

6 Benda yang Diyakini Berhantu dan Dikutuk


Lutficious.com - Beberapa benda diyakini telah dirasuki roh jahat atau dikutuk, sehingga siapapun yang memiliki atau menggunakan benda itu bisa terkena musibah. Keenam benda ini diyakini berhantu dan telah dikutuk karena banyak kejadian aneh yang terjadi di sekitar mereka. Yuk simak enam benda yang diyakini berhantu dan telah dikutuk.

boneka-robert-001-destriyana.jpg

1. Robert
Robert atau juga disebut Robert the Doll, adalah sebuah boneka yang pernah dimiliki oleh seorang pelukis dan penulis Amerika, Robert Eugene Otto. Boneka tersebut konon telah dirasuki oleh roh jahat dan dikutuk, sehingga siapapun yang memilikinya akan terkena bencana. Pada tahun 1906, Eugene mendapat sebuah boneka dari seorang pelayan asal Bahama yang tanpa diketahuinya, menguasai ilmu hitam dan Voodoo. Pelayan itu tidak menyukai keluarga Eugene dan ingin melakukan sesuatu yang buruk pada mereka. Segera setelah itu, berbagai kejadian aneh sering muncul di rumah Eugene.

Orang tua Eugene sering memergoki anak mereka berbicara dengan bonekanya di tengah malam. Meskipun pada awalnya orang tua Eugene menganggap putranya lah yang bergonta-ganti suara sehingga terdengar berbeda, mereka pun akhirnya percaya bahwa boneka itu benar-benar bisa bicara. Tetangga Eugene juga mengaku melihat boneka itu bergerak dari jendela ke jendela ketika keluarga Eugene sedang keluar.



kotak-dibbuk-001-destriyana.jpg

2. Dibbuk
Kotak dibbuk adalah sebuah wine cabinet, yang menurut cerita rakyat Yahudi, diyakini telah dihantui oleh sosok roh jahat yang mampu menghantui dan merenggut jiwa manusia. Cerita dimulai pada bulan September 2001, ketika seorang pembeli barang antik menghadiri sebuah acara lelang di Portland, Oregon. Lelang ini diadakan untuk menjual barang-barang antik milik seorang wanita berusia 103 tahun, dan cucunya memberitahu pembeli barang antik itu tentang masa lalu neneknya ketika orang itu membeli wine cabinet tersebut.

Wanita Yahudi itu merupakan satu-satunya anggota keluarganya yang berhasil bertahan hidup di kamp konsentrasi Nazi selama Perang Dunia II. Ketika ia berimigrasi ke Amerika Serikat, wine cabinet dan dua item lainnya adalah satu-satunya hal yang ia bawa bersamanya. Cucu wanita itu kemudian menjelaskan bahwa neneknya selalu menyimpan kotak itu dan mengatakan bahwa itu seharusnya tidak pernah dibuka karena mengandung roh yang berbahaya yang disebut dibbuk.

Dia pun meminta agar kotak itu dikuburkan bersamanya, tetapi karena hal itu melawan tradisi Yahudi, keluarganya tidak melakukannya. Mendengar kisah itu, sang pedagang barang antik pun berpikir untuk mengembalikan barang tersebut. Namun anehnya, cucu wanita itu malah menghardiknya dan berkata bahwa mereka telah membuat kesepakatan sehingga keputusannya tidak dapat diganggu gugat. Mendengar itu, sang pedagang pun terpaksa membawa wine cabinet tersebut ke tokonya dan meletakkannya di ruang bawah tanah. Segera setelah kejadian itu, hal-hal aneh dan menakutkan mulai terjadi padanya.

Sang pemilik toko kemudian mendapat komplain dari asistennya yang mengatakan bahwa lampu toko terlihat menyala tanpa tahu siapa yang menghidupkannya, pintu toko dan gerbang keamanan juga kerap terkunci sendiri. Puncaknya, asisten toko itu mendengar suara mengerikan yang datang dari ruang bawah tanah. Setelah diselidiki, sang pemilik toko dan asistennya menemukan bau bacin yang entah dari mana datangnya, dan semua lampu di ruang bawah tanah terlihat pecah.

Sang pemilik toko pun lantas menghadiahkan wine cabinet itu kepada ibunya. Tak disangka, sang ibu yang baru saja menerima hadiah barang antik itu lalu terserang stroke berat. Di rumah sakit, wanita itu terus menangis sambil mengucapkan H-A-T-E G-I-F-T. Dia berusaha untuk memberikan hadiah itu ke beberapa orang, tetapi benda itu selalu dikembalikan kepadanya dalam beberapa hari.

annabelle-rev1.jpg
3. Annabelle
Pada tahun 1970, seorang wanita membeli sebuah boneka bergaya Raggedy-Ann di sebuah toko barang bekas untuk putrinya yang masih kuliah. Putri wanita itu ternyata sangat menyukainya dan kemudian menaruhnya di apartemennya. Segera setelah itu, ia dan teman sekamarnya mengalami kejadian-kejadian yang melibatkan boneka itu. Annabelle - nama roh yang merasuki boneka itu - bergerak dengan sendirinya dan seringkali ditemukan di ruangan lain, meskipun tidak ada yang menyentuhnya. Mereka juga menemukan potongan-potongan kertas kecil yang berisi tulisan tangan anak-anak.

Gadis-gadis yang ketakutan itu pun lantas menghubungi pasangan suami-istri paranormal, yang mengatakan kepada mereka bahwa boneka itu dirasuki oleh roh seorang gadis muda yang meninggal di gedung apartemen itu. Annabelle mengatakan bahwa dia menyukai kedua gadis itu, dan ingin tinggal bersama mereka. Cerobohnya, kedua gadis itu mengiyakan permintaan Annabelle dan menyebabkan peningkatan aktivitas mistis di apartemen mereka, termasuk kasus penyerangan yang terjadi pada teman pria mereka, yang meninggalkan tanda di seluruh dada dan tubuhnya.


benda-berhantu-001-destriyana.jpg
4. Lukisan berhantu 
Pada tahun 2000, seorang penjual anonim di eBay melelang sebuah lukisan yang diciptakan oleh seniman Bill Stoneham atau biasa disebut The Hands Resist Him. Lukisan itu kini dianggap sebagai salah satu karya paling berhantu di dunia seni. Lukisan ini menggambarkan seorang anak laki-laki dan sebuah boneka menyeramkan yang berdiri di depan sebuah pintu kaca. Lukisan itu dibuat pada tahun 1972 dan dibeli oleh aktor Hollywood John Marley, sebelumnya lukisan itu dimiliki oleh pasangan suami istri dari California.

Menurut pasangan itu, kadang-kadang gambar pada lukisan menghilang di malam hari. Bocah dalam lukisan itu juga sekilas bergentayangan di ruangan, tempat itu digantung, dan semua orang yang melihat lukisan itu dilaporkan merasa sakit dan lemah. Anak-anak kecil yang melihat lukisan itu sempat berteriak histeris. Kadang-kadang, orang dewasa yang melihat lukisan itu merasa seperti ada tangan gaib yang berusaha meraih mereka, dan yang lain mengatakan bahwa mereka merasakan semburan udara panas ketika melihat lukisan itu, seolah-olah mereka sedang membuka oven.

gaun-pengantin-001-destriyana.jpg ​

5. Gaun pengantin yang menari di tengah malam
Kisah tentang gaun itu bermula ketika seorang pandai besi kaya raya, Elias Baker, ingin menikahkan putri bungsunya. Elias ingin keluarganya selalu dikelilingi oleh sesuatu yang berharga dan mahal. Namun Anna, putri Elias, adalah seorang gadis keras kepala yang tidak memedulikan tentang rumah mewah, perhiasan, pakaian mahal dan uang. Tak disangka, Anna ternyata jatuh hati pada seorang pria miskin yang bekerja untuk ayahnya.

Elias menolak permintaan putrinya untuk menikahkannya dengan pemuda miskin itu. Dia lalu mengusir pemuda malang itu dari kampung halamannya di Altoona, Pennsylvania. Kesetiaan cinta Anna pada pemuda itu membuatnya menjadi seorang perawan tua seumur hidupnya. Anna begitu marah pada ayahnya karena tidak membiarkannya jatuh cinta atau menikah dengan seseorang yang sangat dicintainya, dan kemarahan itu dibawanya sampai ke liang lahat, ketika dirinya meninggal pada tahun 1914.

Rupanya, sebelum kepergian pemuda itu, Anna sudah memilih sebuah gaun pengantin cantik yang akan dikenakannya saat menikah. Karena pernikahan itu tidak terlaksana seperti apa yang diharapkannya, seorang wanita dari keluarga kaya lain di daerahnya kemudian mengambil gaun itu. Gaun itu kemudian berpindah-pindah tangan dan kini ditempatkan di rumah keluarga Baker yang telah dialihfungsikan sebagai museum. Pengunjung museum kerap melihat gaun itu bergerak sendiri, terutama saat bulan purnama. Gaun itu bergoyang dari kanan ke kiri, seolah-olah seorang pengantin yang tak terlihat sedang berdiri di depan cermin dan mengagumi dirinya.

Kini, gaun pengantin yang terkenal angker itu dipajang sebagai koleksi di museum Blair County Historical Society di Baker Mansion. Beberapa staf museum yang menaruh kamera tersembunyi di dekat gaun itu menemukan benda tersebut bergerak sendiri dan menyimpulkan bahwa hantu Anna yang bertanggung jawab atas kejadian aneh itu. Menariknya, penampakan roh keluarga Baker tidak berhenti di sini. Para staf juga sering menemukan penampakan hantu ibu Anna, Hetty, yang terlihat memakai gaun hitam berjalan perlahan menaiki tangga.

benda-berhantu-002-destriyana.jpg
6. Dewa kematian
Dijuluki The Goddess of Death, patung yang diukir dari batu kapur murni yang ditemukan pada tahun 1878 di Lemb, Cypruss, ini diyakini memiliki kekuatan jahat dan telah dikutuk. Benda ini berasal dari 3500 SM dan diyakini merupakan simbol dari dewi kesuburan. Patung ini pertama kali dimiliki oleh Lord Elphont, dan enam tahun kemudian, ketujuh anggota keluarga Elphont, termasuk Elphont, meninggal karena penyakit misterius. Pemilik berikutnya, Ivor Manucci dan Lord Thompson-Noel, juga meninggal bersama seluruh keluarganya hanya beberapa tahun setelah memindahkan patung itu ke rumah mereka.

Pemilik berikutnya Sir Alan Biverbrook juga meninggal bersama istri dan kedua anak perempuannya. Patung itu pun kemudian disumbangkan ke Royal Scottish Museum di Edinburgh. Tak lama setelah barang itu ditempatkan di museum, kepala bagian di mana patung itu ditaruh juga meninggal mendadak. Meskipun tidak ada kurator museum yang mengakui bahwa patung itu mungkin memiliki sifat supranatural, berbagai kejadian aneh kerap terjadi pada orang yang berada di sekitar patung itu.

Gozu, Kisah Misterius yang Terlalu Mengerikan

Lutficious.com - Berdasarkan legenda dan urban legend yang berkembang di Jepang, terdapat sebuah cerita pendek yang disebut Gozu (atau "Cow Head" yang berarti kepala sapi). Cerita ini konon berasal dari abad ke-17. Namun hingga saat ini cerita asli Gozu masih menjadi misteri dan tak dapat ditemukan di mana pun.
Beberapa tulisan pada era tersebut menyebutkan bahwa Gozu merupakan cerita yang sangat mengerikan. Mereka hanya berani menulis judulnya saja dan tak berani menuliskan cerita keseluruhannya. Saking menakutkannya, beberapa tulisan dan salinan yang memuat kisah ini telah dibakar habis. Beberapa salinan yang berhasil lolos dipecah menjadi beberapa bagian dan disebarkan ke seluruh penjuru Jepang.
Rumor yang berkembang mengatakan bahwa jika diceritakan, para pendengar Gozu akan mengalami teror yang tak terkira. Begitu juga dengan orang yang membacakan cerita tersebut. Beberapa bahkan percaya bahwa orang yang menceritakan dan mendengarkan cerita ini bisa mati ketakutan, seperti dilansir oleh Scary For Kids.
Salah satu versi cerita Gozu yang ada di Americanfolklore.net adalah mengenai seorang wanita bernama Oksana yang didatangi oleh kepala sapi di malam hari. Kepala sapi tanpa tubuh yang diduga jelmaan makhluk halus itu meminta untuk masuk ke rumahnya. Oksana pun memperbolehkannya masuk. Kepala sapi itu kemudian minta diberi makan dan diberi selimut agar hangat. Tanpa takut, Oksana pun melakukannya pada kepala sapi tersebut. Di pagi hari, Oksana mendapati kepala sapi itu menghilang. Sebagai gantinya, dia menemukan bongkahan berlian dan perhiasan.
Salah satu kisah yang paling populer mengenai Gozu ini adalah cerita seorang guru yang tengah berlibur dengan murid-muridnya. Guru ini memiliki kebiasaan menceritakan kisah-kisah seram untuk menghibur muridnya. Salah satu cerita yang dia ceritakan adalah legenda mengenai Gozu atau Cow Head. Baru beberapa baris saja, murid-murid yang mendengarkan sudah sangat ketakutan dan menutup telinga mereka sampi berteriak "Stop!" "Jangan lanjutkan!" dan lainnya. Ketika si guru tetap membacanya, beberapa murid bahkan menjadi pucat dan berteriak-teriak. Namun si guru tetap melanjutkan.
Tiba-tiba mata si guru berubah putih, namun tetap melanjutkan bercerita seolah-olah tubuhnya telah dirasuki oleh kekuatan tak terlihat. Satu jam kemudian, si guru sadar dan menemukan bahwa bis mereka telah menabrak. Sopir pingsan di atas kemudi, begitu juga dengan murid-muridnya. Pada versi lain juga diceritakan bahwa si guru dan murid mengalami hilang ingatan ketika ditemukan oleh pihak berwajib.
Meski begitu, belum jelas apakah kisah di atas merupakan kisah asli dari Gozu atau hanya kisah lain yang berjudul sama. Hingga saat ini, cerita pendek asli Gozu yang berbahasa Jepang belum ditemukan. Karena cerita asli Gozu masih sangat misterius, maka sulit untuk dibuktikan apakah kisah Gozu ini benar-benar bisa berdampak mengerikan.

Jangan Panggil Nama Wanita Ini di Depan Cermin!

Lutficious.com - Anda tentu sering mendengar tentang legenda 'Bloody Mary'. Legenda ini telah berumur puluhan tahun dan masih saja menjadi misteri hingga saat ini. Beberapa orang memberikan kesaksian tentang munculnya Bloody Mary, namun tak sedikit juga yang berusaha memberikan bukti bahwa Bloody Mary hanya isapan jempol belaka.
Dipercaya bahwa ketika seseorang memanggil nama Bloody Mary sebanyak 13 kali (versi lain menyebutkan sebanyak tiga kali) di depan kaca, terutama kaca kamar mandi, dia akan melihat wajah mengerikan dari Bloody Mary. Selain itu, dipercaya mereka yang memanggil Bloody Mary akan mengalami hal-hal berikut ini seperti yang di kutip dari merdeka.com :
1. Mata akan dicabut dari wajah.
2. Mati dengan bekas cakaran di seluruh tubuh dan wajah.
3. Menghilang secara misterius dari kamar mandi dan terperangkap bersama hantu tersebut di dalam kaca.
Ada banyak versi mengenai asal-muasal legenda ini. Pertama berasal dari wanita bernama Mary Worth yang dipercaya adalah seorang penyihir pada ratusan tahun lalu. Sementara itu sumber lain menyebutkan bahwa Mary Worth adalah seorang gadis cantik yang mengalami kecelakaan parah, sehingga wajahnya menjadi buruk rupa.
Sejak kecelakaan tersebut tak ada orang yang mau melihat wajahnya. Mary Worth juga tak diperkenankan melihat wajahnya sendiri. Akhirnya karena rasa penasaran, pada suatu malam Mary Worth menyelinap ke kamar mandi dan melihat pantulan wajahnya di cermin. Mary menjadi ketakutan dan marah, serta bersumpah bahwa dia akan merusak wajah siapapun yang mencarinya di depan kaca.
Versi lain menyebut bahwa nama Mary berasal dari nama Ratu Inggris Mary Tudor yang berperangai kejam dan telah membunuh banyak orang, sehingga dia pernah dijuluki sebagai Bloody Mary.
Jika ingin mencoba membuktikan sendiri, cara melakukannya cukup mudah. Anda hanya membutuhkan cermin di kamar mandi serta sebuah lilin. Matikan lampu kamar mandi dan biarkan hanya lilin yang menyala. Beberapa menyebutkan bahwa hal ini harus dilakukan saat tengah malam. Setelah itu, ucapkan Bloody Mary sebanyak 13 kali.
Anda boleh percaya atau tak percaya dengan urban legend yang satu ini. Namun di situs video YouTube, banyak orang yang mengunggah video tentang Bloody Mary. Banyak pengguna yang telah mencoba melakukannya (kebanyakan hanya mengucapkan nama Bloody Mary tiga kali), dan tak terjadi apa-apa.